Sunday, February 5, 2023
spot_img

Ibu

Oleh Gus Nas Jogja

Dengan melangitkan kalbu di langit biru
Kukepakkan sayap-sayap cinta merpati putih ini dengan kasih selembut harum gaharu

Perempuan berhati pelangi
Yang mengajarkan warna-warni selendang bidadari
Akulah kanfas putih yang kaulukis dengan bait-bait puisi

Ibulah bening telaga
Cermin keindahan tempat aku berkaca
Luas cakrawala yang membebaskan cintaku melesat menuju surga

Ibulah rahim samudera
Mutiara di kedalaman hidup
Yang mengajarkan padaku menyelam di relung palungnya

Dalam tempaan lalu-lalang batu karang
Dalam deburan deras ombak dan amuk badai pagi dan petang
Hanya ibu yang membulatkan hati agar tetap berjuang
Menjinjing kegelapan lalu memecahnya hingga benderang

Maafkan aku Ibu
Untuk puisi yang tak pernah usai ini
Untuk usia yang terlena dan sia-sia
Untuk gemerlap pesta yang bertabur luka

Di haribaan rindu
Kucium kaki ibu dengan hujan air mata
Gerimis doa yang tak henti-henti membasahi bumi

Antara Desember dan Januari
Ribuan puisi kulayarkan dalam dzikir abadi
Terimalah, ibu!
Nyanyian semesta yang kuhadiahkan sepenuh jiwa

22 Desember 2021

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Tulisan Terbaru

Cinta

0

Janji Proklamasi

1

Pelayatan Agung

0

Ziarah

1

Komentar Terbaru

Sedang Populer

1,166FansLike
68FollowersFollow