Sunday, February 5, 2023
spot_img

Malioboro

Kepada Umbu Landu Paranggi

Gus Nas Jogja

Selamat pagi, Malioboro
Kusapa engkau dengan mata sembab entah kenapa

Setengah Abad sudah waktu mengucap rindu
Ribuan bait puisi yang kini tinggal tulang terkubur debu

Di bawah patung Sudirman itu
Kau dan aku pernah berdebat tentang cinta
Juga kesetiaan yang kehilangan makna
Mencari Indonesia yang tak kunjung bersua

Antara Danurejan dan Ketandan kutandai jejak kaki ini
Suara adzan di Masjid Sulthoni Kepatihan dan riuh transaksi di Pasar Beringharjo
Masih menggema dalam bait-bait rinduku

Malioboro tak lagi merayakan mekar bunga kemuning
Pada titik nol kilometer kota Jogja ini
Yang tersisa hanya bara api cinta yang membakar rindu dan puing-puing puisi masa lalu

Kapankah gerbang Gedung Agung akan dibuka untuk menyambut kehadiran para pujangga?
Untuk penyair yang telah lama kehilangan pena?

Gus Nas Jogja atau H. M. Nasruddin Anshoriy adalah Pengasuh Padepokan Desa Kebangsaan Ilmu Giri, Imogiri.

Baca juga:   Tepuk Dada
spot_img

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Tulisan Terbaru

Cinta

0

Janji Proklamasi

1

Pelayatan Agung

0

Ziarah

1

Komentar Terbaru

Sedang Populer

1,166FansLike
68FollowersFollow