Sunday, May 16, 2021
BerandaGagasan Ilmiah PopulerMembangun Resiliensi Diri di Masa Wabah Covid-19

Membangun Resiliensi Diri di Masa Wabah Covid-19

Abdul Aziz Saefudin
Dosen Pendidikan Matematika Universitas PGRI Yogyakarta dan Mahasiswa S3 Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Suyanto.id–Hampir satu bulan lebih, virus Covid-19 mewabah di Indonesia. Tiap hari, jumlah kasus orang yang positif terjangkit virus ini semakin banyak. Pun demikian yang meninggal, juga semakin banyak. Meskipun yang sembuh juga bertambah. Hingga Minggu, 19 April 2020, terdapat kasus positif sebanyak 6.575 orang, orang yang meninggal sebanyak 582 orang, dan orang yang sembuh 686 orang (www.covid19.go.id). Sedangkan di dunia, kasus positif wabah ini menjangkiti sebanyak 2.404.249 orang, meninggal 165.234 orang, dan sembuh 624.725 orang (http://coronavirus.jhu.edu). Indonesia menempati urutan 37 negara dari 213 negara di dunia yang  warganya positif Covid-19 dengan Amerika Serikat (US) menempati peringkat pertama. Hal ini menunjukkan bahwa penyebaran wabah ini sangat masif dan mengerikan.

Berita tentang wabah Covid-19, setiap hari menghiasi media komunikasi kita, baik lewat media TV, radio, internet, atau grup media sosial (Facebook dan WA). Berita yang hadir bisa berupa informasi yang positif (tidak hoaks) maupun yang negatif (hoaks). Kalau berita positif tidak menjadi masalah bagi diri kita, tetapi kalau berita yang hadir adalah berita yang hoaks, tentu akan menjadi masalah dalam diri kita. Lewat grup media sosial, terkadang kita hanya bisa pasrah menerima saja dan agak sulit menyaringnya kecuali kita harus membuka dan membacanya.

Berita yang berseliweran yang belum tentu kebenarannya terkadang membuat diri kita stres. Ditambah dengan kondisi sosial lingkungan kita yang semua siaga dengan wabah tersebut. Banyak hal yang dulu mudah kita lakukan, sekarang dibatasi. Pergi kemana pun tidak sebebas seperti sebelum ada wabah. Kalaupun terpaksa pergi, harus dengan protokol kesehatan yang ketat. Ditambah lagi dengan situasi ekonomi yang serba sulit. Tentu hal ini, tidak mudah untuk kita hadapi. Kita harus membangun resiliensi diri dengan situasi kondisi saat ini.

Baca juga:   Allah Berharap Hamba-Nya Masuk Surga

Apakah resiliensi diri itu? Mengutip pendapat Reivich & Shatte (2002), resiliensi adalah kemampuan untuk beradaptasi dan teguh dalam situasi sulit. Maka, dapat dikatakan, resiliensi diri adalah kemampuan diri untuk beradaptasi dan teguh dalam mengatasi situasi dan kondisi yang serba sulit. Dalam situasi dan kondisi musim wabah Covid-19 seperti ini, kita harus membangun resiliensi diri dalam hidup keseharian.

Kita dapat beradaptasi dalam situasi dan kondisi yang serba sulit dengan berbagai cara, mulai menjaga kesehatan lahir hingga batin, seperti berolahraga rutin, makan makanan yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh (tidak harus mahal), istirahat cukup, bepergian mengikuti protokol kesehatan, mengelola pikiran, serta mengendalikan emosi. Kemudian, kita juga bisa beradaptasi dalam mengelola keuangan, seperti harus lebih berhemat dan bijak dalam membelanjakan uang. Akan tetapi, tidak juga pelit yakni tetap membantu orang lain yang kesulitan ekonomi. Selain itu, di masa ini, kita dapat membangun sikap positif dengan lebih produktif di rumah, semisal menulis, membaca, belajar, bekerja, atau melakukan aktivitas positif di rumah bersama keluarga. Hal yang terpenting, meskipun ibadah di masjid dibatasi, kita justru meningkatkan ibadah kepada Allah swt. Apalagi sebentar lagi umat muslim akan menjalankan ibadah puasa Ramadan. Tentu, puasa di masa wabah Covid-19 tidak menjadikan halangan bagi kita yang menjalankannya. Justru akan menambah keimanan, ketaqwaan, dan rasa syukur kita kepada Allah swt.

Baca juga:   Rumah Ramah Gawai: Implementasi Pola Asuh Organik di Masa Pandemi

Beberapa hal tersebut dapat kita lakukan dalam membangun resiliensi diri di masa wabah seperti sekarang ini. Semoga masa wabah covid-19 ini cepat berlalu dan berakhir. Kita semua diberikan kesehatan lahir dan batin. Kemudian, kita dapat menjalani kehidupan dengan normal kembali. (*)

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Tulisan Terbaru

Komentar Terbaru

Sedang Populer

1,166FansLike
52FollowersFollow