Monday, October 25, 2021
spot_img
BerandaGagasan Ilmiah PopulerMengenal Semen Portland Lebih Baik

Mengenal Semen Portland Lebih Baik

Oleh Agung Ilham Cahyadi
Guru dan Penulis Lepas

Suyanto.id–Semen adalah salah satu bahan yang banyak diproduksi di dunia. Penggunaannya sendiri mulai konstruksi sederhana layaknya rumah hingga rumit seperti pelabuhan, industri gas dan minyak, bahkan keperluan sektor berhubungan nuklir. Kebutuhan akan semen meningkat drastis seiring bertambah populasi manusia. Di zaman romawi semen itu sending digunakan sebagai perekat batu atau bata sebagai bukti kejayaan mereka pada masa lalu.

Mungkin sebagian kita akan bertanya kenapa, bagaimana, semen bisa mengeras dari penyebab, proses, hingga cara pengaplikasian. Semen itu dibentuk dari kapur, gipsum, dan material pozollan lainnya yang membentuk daya rekat terhadap suatu material ke material lainnya jika terlarut air ataupun larutan asam. Semen yang umum gunakan saat ini adalah semen portland yang dipatenkan oleh seorang insinyur bernama Joseph Aspdin (1824).

Sekarang, Bagaimana Komposisi Semen Portland dan Caranya ia Mengeras? 

Caementum yang dikenal sekarang disebut semen memilki komposisi utama batu kapur, tanah liat, serta material sekunder yang dimaksudkan penambahan sifat mekanis dari semen diaplikasikan. Pembuatan semen sendiri membutuh suhu yang tinggi dalam manufaktur semen. Dari sisi kimia, batu kapur memiliki andil dalam proses sementasi.

Seperti kita ketahui, batu kapur yang kaya akan kalsium yang akan membentuk kalsium silikat hidrat yang berguna untuk sifat mekanis dan kimia dalam semen portland. Semua itu dengan bantuan air yang dikenal proses hidrasi dalam proses sementasi dan dapat mempengaruhi kuat tekan awal. Proses hidrasi sangat menentukan senyawa kalsium silikat hidrat serta senyawa lainnya, sebut saja tetrakalsium alumina ferit.

Bagaimana Memakai Semen Portland? 

Kita ketahui bahwa mengaplikasian semen secara maksimal sangat ditentukan oleh kondisi lingkungan dan tujuan penggunaan. Pabrik semen merekayasa sedemikian mungkin dengan cara membuat produksi yang sesuai peruntukkannya tanpa meninggalkan faktor ekonomis. Disebabkan oleh perbedaan kebutuhan sifat mekanis maupun kimia saat digunakan, berbeda pula yang terbatas untuk penggunaan satu tempat saja. Sebagai kasus ada beberapa tempat yang membutuhkan semen dengan performa baik yang tahan panas, hidrasi, dan lingkungan asam.

Ada pula tempat yang membutuhkan semen yang tahan terhadap organisme yang menempel di semen. Aplikasi semen contohnya beton sangat ditentukan oleh 28 hari awal pembuatan beton yang saat mempengaruhi kuat tekan beton. Hal lain yang mesti diperhatikan dalam memakai semen dari jumlah takaran, air yang digunakan, metode pecampuran, hingga teknik mengaduk semen itu sendiri. Hal tersebut dapat mempengaruhi mutu dari pemakaian semen.

Seperti Apa Dampak Lingkungan dari Pabrik Semen Portland

Sebagian besar industri yang membutuhkan energi ataupun termal hal ini berbanding lurus dengan kerusakan lingkungan yang ditimbulkan. Kita sebut saja baterai lithium dapat menjadi isu lingkungan besar dari isu pertambangan hingga limbah pascapemakaian baterai. Dampak lingkungan pabrik semen dari perubahan ph atau tingkat keasaman air tanah, hilangnya kelembapan udara disekitar area lahan hingga muncul jejak karbon dalam jumlah besar.

Jejak karbon terbesar mengarah kepada saat proses klinker kerena batuan kapur dibakar sehingga membentuk terak yang menghasilkan gas sisa karbon yang besar. Tentu klinker ini juga membutuhkan bahan bakar seperti batubara, minyak bumi tentu menghasilkan gas sisa karbon pula yang jumlah pemakaian sangat ditentukan oleh jumlah kandungan zat kapur pada batuan.

Kebutuhan Semen Naik dan Isu Lingkungan juga Naik, Terus Bagaimana?

Beberapa tahun terakhir ini isu lingkungan merupakan isu acap terdengar oleh masyarakat. Salah satu penyebab cairnya salju di Pegunungan Jayawijaya diduga peningkatan suhu permukaan bumi yang cepat oleh gas karbon di udara. Merujuk dari itu banyak mencari inovasi seperti panel surya, turbin air, dan masih banyak lagi yang mustahil dituliskan di sini.

Dengan isu lingkungan meningkat, masyarakat mulai sadar mulai mengurangi pemakaian berbahan dasar semen. Beberapa inovasi yang dikembangkan untuk mengurangi pemakaian semen seperti material geopolimer dan semen LC3. Material geopolimer sendiri merupakan material anorganik ini diperkenalkan oleh Prof. Joseph Davidovits yang terbukti bisa dimodifikasi sebagai keramik, insulator, absorben, dan bahkan semen.

Namun, saat ini untuk dijadikan komersial membutuhkan riset, kajian teknis lebih lanjut seperti ongkos produksi dan cara pemakaian dalam skala industri semudah mungkin. Sementara itu, semen LC3 adalah semen rendah karbon yang kembangkan oleh lembaga dunia EPFL, ITT-Delhi, ITT-Bombay, TARA India, CIDEM Cuba. Semen LC3 ini dapat mengurangi karbon dengan cara mengurangi jumlah klinker dan mengganti batu kapur dan tanah liat yang terkalsinasi.

Dari Isu Lingkungan, Bagaimana Cara Menjaga Lingkungan?

Semen portland yang kita gunakan saat ini memiliki peranan besar kehidupan manusia, namun isu lingkungan terus meningkat. Akan tetapi, saat ini sudah banyak orang memikirkan cara untuk mengurangi pengunaan semen portland seperti yang disebutkan sebelumnya. Hal menarik yang saya sampaikan adalah ada beberapa produk yang bisa menggantikan produk turunan semen yang saat mudah dibuat dan digunakan, seperti bata terbuat plastik atau sekam padi. Namun, sifat manusia yang dasarnya terus belajar agar terus survive bukankah tidak mungkin bagi menemukan cara yang lebih baik lagi dalam mengurangi isu lingkungan tanpa mengurungi kebutuhan kita.

Hal hal ini semakin mendesak sejak munculnya komitmen sustainable development goals (SDG) yang berisi 17 tujuan dengan 169 target yang diharapkan akan tercapai 2030. Ini merupakan aksi global yang fokus utama dalam kemiskinan, kesenjangan, melindungi lingkungan yang disepakati para pemimpin dunia. Ini merupakan tindakan nyata yang harus dilakukan oleh semua yang ingin terus menjaga lingkungan. (*)

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Tulisan Terbaru

Komentar Terbaru

Sedang Populer

1,166FansLike
59FollowersFollow