Sunday, May 16, 2021

Mi’raj

Gus Nas Jogja

Menapaki jalan mendaki membelah sunyi
Kuikrarkan takbir segala rindu ini hanya padaMu

Hidup hanyalah sujud
Detak dan detik denyut darah
Kujumlah degub jantungku hanya untuk menyembah
Kusumpahkan hidup dan matiku hanya milikMu

Maha Suci duhai Sang Maha Puisi
Yang memperjalankan kata-kata hingga di Kerajaan Surga
Yang memetik makna pada taman bunga Sidratil Muntaha

Betapa puisinya hidup ini
Sembahyang rindu lima waktu
Persembahan cinta kepada Sang Maha Cinta
Adakah yang lebih puisi dari Attahiyat penuh kemesraan ini?

Embun yang menetes di relung jantung
Kini menetas menjadi Cahaya
Perjalanan malam dalam sekedipan mata

Inikah altar Mustawan yang penuh rahasia itu?
Singgasana Tuhan di Kerajaan Langit yang menyilaukan itu?

Maha Suci duhai Sang Maha Cinta
Telah kuterima ijab semesta puisi ini dalam sukacita batinku
Dengan menatap wajahMu
Ijinkanlah aku menunaikan malam pertamaku dengan tahmid menggebu

11 Maret 2021

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Tulisan Terbaru

Komentar Terbaru

Sedang Populer

1,166FansLike
52FollowersFollow