Friday, August 7, 2020
Beranda Pendidikan Pentingnya Karakter Disiplin dan Tangguh Hadapi Covid-19

Pentingnya Karakter Disiplin dan Tangguh Hadapi Covid-19

Suyanto.id–Saat ini terjadi misleading dalam memahami new normal. New normal dinggap normal, dianggap tidak ada lagi Covid-19 sehingga bebas berperilaku; bebas tidak pakai masker, bebas tidak menjaga jarak, serta tidak menjaga protokol kesehatan. Perilaku seperti ini menunjukkan penafsiran yang tidak berbasis karakter.

Demikian disampaikan Prof. Suyanto, Ph.D. dalam seminar daring “Penguatan Pendidikan Karakter di Masa Pandemi Covid-19” yang diselenggarakan DPP IKA Universitas Negeri Yogyakarta, Sabtu (18/7).

Anggota Tim Nasional Asisten Penguatan Pendidikan Karakter Kemdikbud RI sekaligus Ketua DPP IKA UNY ini mengungkapkan, kunci dalam menghadapi new normal adalah kedisiplinan. Disiplin merupakan karakter yang harus dikuatkan, tidak boleh melemah.

Menurutnya, perihal karakter ini merupakan pesan sekaligus perintah yang dominan dalam UU Sisdiknas. Pada pasal tiga, terlihat perintah melaksanakan pendidikan karakter kepada peserta didik; beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, sehat, mandiri, serta bertanggung jawab.

Atas dasar tersebut, Ketua Tim Penyusun Draf UU Sisdiknas ini menilai, pendidikan karakter tidak boleh dilupakan. Pendidikan karakter semestinya selalu menjadi titik berat proses pembelajaran.

“Oleh karena itu, saya kira, pendidikan karakter itu jangan sampai dilupakan dan bahkan tidak menjadi titik berat dari proses pembelajaran kita,” tegasnya.

Seminar yang disiarkan melalui berbagai platform online ini juga menghadirkan Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd. sebagai pembicara. Selain itu, hadir pula Sigit Suryono, S.Pd., M.Pd. yang berbicara sebagai praktisi pendidikan karakter di sekolah.

Dalam paparannya, Prof. Sutrisna menilai bahwa pola-pola pembelajaran saat ini sudah nonlinear. Pola-pola dulu dianggap sudah tidak berlaku lagi, berganti dengan pola baru.

Infrastruktur yang tidak mendukung bahkan tidak menghalangi perubahan ini. Rektor Universitas Negeri Yogyakarta itu mengungkapkan, di Gunungkidul anak-anak bahkan harus naik gunung untuk dapat terlibat dalam pembelajaran daring yang sedang banyak diterapkan saat ini.

Baca juga:   Pendidikan Karakter Era New Normal

Dari sisi pendidikan karakter, Sutrisna menilai, hal ini mendidik anak-anak menjadi tangguh. Mereka harus mencari solusi saat mengalami kesulitan sinyal internet.

Sementara itu, menurut Sigit Suryono, permasalahan yang terjadi saat ini membuat manusia semakin hebat, bukan menjadi lemah. Adanya Covid-19 melahirkan perasaan untuk saling menjaga diri, menjaga kebersihan, menjaga jarak fisik, dan sebagainya. (*) Klik untuk baca salindia…

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Tulisan Terbaru

Komentar Terbaru

Sedang Populer

1,023FansLike
37FollowersFollow