Sunday, February 5, 2023
spot_img

Buku

Gus Nas Jogja

Buku membentangkan sayap-sayap ilham dalam diam dan gerakku
Menjadikan kata-kata laksana jutaan bulu yang selalu tumbuh sebagai buluh perindu

Buku membukakan ribuan jendela di langit biru
Membentangkan anak panah kesadaran pada cakrawala dan jagat semesta

Dengan ketajaman kata-kata di dalamnya acapkali kutemukan ketelanjanganku
Buku mengajakku menjelajah masa lalu dan masa depan dalam gelombang ganas lautan waktu

Buku adalah cermin bening dan buram pada gerak-gerik jejak langkahku
Sidik jari tangan kanan dan tangan kiriku
Warna-warni alif-ba-ta dalam tabularasa kanfas nafasku

Baru hari ini kuingatkan kembali
Bahwa kata pertama dari Tuhan melalui Jibril untuk Sang Nabi adalah: Bacalah!

Sudah limabelas abad lamanya firman indah itu melintasi ruang dan waktu
Tapi bebal dan dungu tak kunjung berlalu

Tuhanku,
Pedang tajam firmanMu telah membelah tempurung kejumudanku
Jutaan berhala pada tengkorak kepalaku pecah mengucurkan pahit empedu

Kini aku merdeka memeluk dan merangkul mesra seluruh cakrawala
Aku merdeka memasuki mihrab rahasia para pujangga
Menjelajah marwah di perpustakaan para dewa

Berbantal buku berkasur buku berselimut buku menjadikan tidurku menenggak ilmu
Bacalah!

Gus Nas Jogja, 17 Mei 2020

Gus Nas Jogja atau H. M. Nasruddin Anshoriy adalah Pengasuh Padepokan Desa Kebangsaan Ilmu Giri, Imogiri.

Baca juga:   Apa Kabarmu, Ibu
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Tulisan Terbaru

Cinta

0

Janji Proklamasi

1

Pelayatan Agung

0

Ziarah

1

Komentar Terbaru

Sedang Populer

1,166FansLike
68FollowersFollow