Monday, November 30, 2020
Beranda Puisi dan Lagu Tabur Bunga bagi Indonesia

Tabur Bunga bagi Indonesia

Oleh Gus Nas Jogja

Dalam debur duka bangsa kutabur bunga bagi Indonesia
Agar nalar tak ingkar agar luka tak mekar agar agama tak dijadikan cuka pada perih di kata-kata

Kudengar lidah jahiliyyah menjarah marwah
Kutatap wajah amarah bersendi iman dan ilmu yang lemah
Bagaimana bisa menebar dakwah dengan paku-paku karatan dan bibir bertabur sampah?

Hari ini kutabur bunga bagi Ibu Pertiwi
Dengan kesejukan doa yang diwariskan para nabi
Kuharumkan kembali makna agama dengan cinta dan bait puisi

Bagaimana bisa mengajak umat berakhlak dengan cara comberan
Bagaimana bisa mengajak umat ke surga dengan lidah berkobar neraka
Bagaimana bisa memberi umat nasehat dengan teladan busuk penuh maksiat

Hari ini kuhitung murung pada sukma bangsaku
Sebab cinta tak kunjung tiba
Tapi benci dihamburkan dengan jubah pongah dan lidah meludah ke cakrawala

Kujumlah galau gelisah getir gundah bangsaku
Sepotong surga yang dicabik-cabik kaum munafik tak paham agama
Zamrud katulistiwa yang dijarah menjadi perih oleh para pendurhaka

Dengan menatap biru lazuardi dan indahnya pelangi
Kuucap kembali Pancasila dalam simponi dan seloka jiwa
Agar ketuhanan terus memanggil dengan suara teduh kita semua

Sebab kemanusiaan yang tanpa keadilan dan keadaban hanya kebinatangan di rimba raya
Dan persatuan yang bernakna kesetanan akan melahirkan persatean antar sesama

Kutabur bunga di negeri ini dengan rahmat dan karunia
Agar kerakyatan tak cuma dirayakan sebatas retorika
Agar kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan akan menghadirkan permusyarawatan yang sejujurnya

Dan keadilan sosial memekar menjadi karya bersama seluruh anak bangsa
Keadilan sosial yang bermatra harum bunga ketuhanan dan kemanusiaan dalam orkestra Indonesia Raya

Gus Nas Jogja, 20 November 2020

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Tulisan Terbaru

Indonesia Tanah Air Beta

0

Ibuku, Guruku

0

Catatan Seorang Guru

4

Fragmen Pohon dan Rimba

0

Komentar Terbaru

Sedang Populer

Catatan Seorang Guru

Fragmen Pohon dan Rimba

Pendidikan pun Butuh Sentuhan

1,071FansLike
45FollowersFollow