Friday, August 7, 2020
Beranda Buku Tradisi Tadarus Al-Qur'an

Tradisi Tadarus Al-Qur’an

Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah dan Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Suyanto.id–Ramadan adalah bulan yang penuh dengan kemuliaan. Banyak ibadah sunnah yang dianjurkan dan khusus dilaksanakan di bulan Ramadan. Di antara ibadah khusus di bulan Ramadan adalah shalat Tarawih. Karena itu umat Islam dianjurkan menunaikan shalat Tarawih, baik sendiri-sendiri maupun berjamaah, di masjid atau di rumah. Dalam situasi Covid-19, shalat Tarawih sebaiknya dilaksanakan di rumah. Selain lebih aman, Rasulullah Muhammad Saw juga lebih sering melaksanakan shalat Tarawih di rumah.

Ibadah sunnah yang dianjurkan ditingkatkan adalah sedekah dan tadarus Al-Qur’an. Bahkan, di Indonesia, sedekah dan tadarus Al-Qur’an berkembang menjadi tradisi. Disebut tradisi karena dalam pelaksanaannya banyak aspek budaya yang sebenarnya tidak diajarkan. Tradisi tersebut tidak melanggar agama atau bid’ah. Tetapi pengalamannya tidak selalu benar karena dipaksakan atau situasi dan kondisi tidak memungkinkan misalnya faktor keamanan dan keselamatan.

Tulisan singkat ini membahas tradisi tadarus Al-Qur’an. Bagian pertama membahas Ramadan sebagai bulan Al-Qur’an (syahrul quran). Pembahasan kedua berisi tuntutan membaca Al-Qur’an. Ketiga, membahas tradisi tadarus Al-Qur’an di bulan Ramadan. (*)

Baca juga:   Shalat Jumat di Tengah Wabah Covid-19

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Tulisan Terbaru

Komentar Terbaru

Sedang Populer

1,023FansLike
37FollowersFollow