Friday, February 26, 2021
Beranda Kesehatan UNY Terbebas dari Covid-19

UNY Terbebas dari Covid-19

Dr. Heru Nurcahyo, M.Kes.
Dosen Jurdik Biologi FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta

Suyanto.id–Saya sebagai pemerhati dan pengamat amatiran wabah Covid-19, sebelumnya mohon maaf kalau ulasan saya ini salah. Setelah kurang lebih dua bulan sesuai SE Rektor UNY, 13 Mei 2020 merupakan hari terakhir sivitas akademika UNY melakukan program Work From Home (WFH) atau kerja dari rumah (KDR) dan juga Learning From Home (LFH) atau Belajar dari Rumah (BDR).

Sampai tulisan ini dibuat, tidak satu pun dilaporkan terjadi kasus positif infeksi Covid-19 yang mengenai sivitas akademika UNY. Belum ada laporan, baik yang berasal dari hasil rapid test, maupun warga UNY yang sampai menjadi pasien dalam pengawasan (PDP).




Fakta ini merupakan data yang menggembirakan, bahwa pengambilan keputusan yang tepat pada saat mulai terjadi wabah oleh pengurus universitas dan juga usaha-usaha dari seluruh warga sivitas akademika UNY dapat dinilai berhasil dengan memuaskan meredam merebaknya penularan wabah Covid-19. Salut dan selamat untuk Pak Rektor dan jajarannya serta semua sivitas akademika UNY.

Tujuan dilakukan isolasi di rumah atau WFH dan LFH adalah memantau setiap sivitas akademika UNY selama 14 hari sesuai aturan WHO, apakah terjadi kesakitan yang menunjukkan gejala-gejala Covid-19 atau tidak. Jika selama 14 hari dalam pengawasan tidak menunjukkan gejala, antara lain demam tinggi, batuk kering, apalagi sampai susah napas, berarti dapat diinterpretasikan bahwa sivitas akademika UNY insyaallah aman dan terbebas dari infeksi virus Covid-19–maaf karena amatiran maka datanya sangat minim.

Logika berpikir saya sangat sederhana, data dari saya pribadi, bahwa saya sekeluarga di rumah terdiri atas tiga orang anggota keluarga, alhamdulillah aman. Jurdik Biologi yang kebetulan saya sebagai Kajurdiknya, insyaallah aman. Warga FMIPA, insyaallah juga aman. Menurut kabar yang saya dengar, alhamdulillah, tidak ada satu pun sivitas akademika UNY yang dilaporkan sampai menjadi pasien dalam pengawasan (PDP).

Baca juga:   Ketika Semua Orang Bicara Korona

Berdasarkan fakta tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa lingkungan kampus UNY telah terbebas dari penularan Covid-19, baik melalui transmisi interlokal, maupun–otomatis tidak ada–transmisi lokal. Langkah selanjutnya adalah mempertahankan pencapaian ini dengan pengawasan orang-orang yang keluar masuk wilayah UNY dengan maksud mendeteksi kemungkinan pembawa bibit Covid-19 masuk ke lingkungan UNY.

Selain itu, kepada seluruh sivitas akademika UNY, diwajibkan secara terus-menerus menerapkan dan membiasakan PHBS dan GERMAS dalam kehidupan sehari-hari, dengan cara menerapkan kebersihan pribadi (hygiene) dan sanitasi lingkungan. Perilaku dan kebiasaan hidup bersih dan sehat, seperti mencuci tangan dengan menggunakan sabun, harus tetap dipertahankan dan dilanjutkan. Kebiasaan memakai masker selama masih terjadi wabah atau ketika menderita sakit yang terkait saluran nafas harus tetap dipertahankan karena penularan paling potensial Covid-19 adalah melalui saluran pernapasan dan menyebabkan radang paru. Hal yang lebih penting adalah menanamkan kesadaran kepada seluruh sivitas akademika UNY baik dosen, pegawai tendik, maupun mahasiswa, untuk TIDAK MASUK KERJA/KULIAH jika merasakan sakit, seperti demam tinggi, pilek, batuk, dan lain-lain.

Sebelum wabah ini terjadi, sering kita jumpai orang sakit pilek, batuk tetap masuk kerja, atau masuk kuliah yang seharus pergi ke dokter untuk berobat dan isolasi diri di rumah. Hal ini sangat penting untuk mencegah penularan penyakit kepada orang lain karena hampir setiap ruang kerja di UNY saat ini ber-AC.

Baca juga:   Menggerakkan Budaya Menulis di Era Pandemi Covid-19

Demikian, sekadar ulasan dari saya, semoga dapat mencerahkan. (*)

1 KOMENTAR

  1. Alhamdulillahi rabbil ‘alamin
    Smg SEGENAP SIVITAS AKADEMIKA UNY TERBEBAS DARI WABAH COVID-19.
    Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan yg diambil Pimpinan UNY untuk LOCKDOWN SELURUH KEGIATAN AKADEMIK tepat sasaran, tepat waktu, dan mendapat ridha Allah subhanahu wa ta’ala.
    TERIMAKASIH YG TAK TERHINGGA SY HATURKAN KPD. BPK REKTOR BESERTA SELURUH STAF AKADEMIKA UNY, DAN …..
    SEMOGA SLL DALAM RIDHA & RAHMAT ALLAH SWT.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Tulisan Terbaru

Hari yang Dijanjikan

Menangis adalah Hak

Problematika Terurai

Kilasanmu Ayah

Komentar Terbaru

Sedang Populer

Menangis adalah Hak

Kilasanmu Ayah

Hatiku Tak ‘Kan Berpaling Darimu

1,158FansLike
46FollowersFollow